HnJxnamjFNAlOVF6Q1uObREh7avz80zCg0Efg9rw

Laporkan Penyalahgunaan

Cari Blog Ini

Mengenal Macam-Macam Zakat dan Pengertiannya


Zakat merupakan salah satu kewajiban umat muslim yang tertera dalam Rukun Islam. Maka, sebagai muslim yang taat, Anda harus mentaati perintah tersebut dengan mengeluarkan macam-macam zakat sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Zakat sendiri memiliki arti mengeluarkan sejumlah harta yang dimiliki untuk dibagikan kepada golongan-golongan yang berhak menerimanya.

Zakat berfungsi untuk membersihkan harta dan menyucikan hati orang yang mengeluarkannya serta berbagi kepada orang-orang yang membutuhkan. Islam juga sudah mengatur golongan-golongan yang berhak untuk menjadi penerima zakat, seperti fakir, miskin, dan golongan-golongan lainnya. Seluruh ketentuan zakat ini telah ditetapkan dalam al-Quran termasuk macam-macam zakat beserta hitungannya seperti berikut ini.

Zakat fitrah

Zakat fitrah merupakan zakat dengan hukum wajib dan harus ditunaikan oleh seluruh umat Islam yang mampu dari semua kalangan usia. Zakat ini dikeluarkan satu tahun sekali pada bulan Ramadhan menjelang hari raya Idul Fitri.

Zakat fitrah juga sering disebut zakat nafs atau zakat jiwa, karena tujuan dari zakat fitrah adalah menyucikan jiwa orang-orang yang mengeluarkannya agar kembali bersih dan suci dalam menyambut hari raya idul fitri. Pengibaratan orang yang telah menunaikan zakat fitrah sebelum hari raya adalah bagaikan jiwa bayi baru lahir yang putih suci dan tanpa dosa.

Zakat fitrah juga menjadi pelengkap ibadah puasa yang telah dilakukan selama satu bulan lamanya di bulan Ramadhan. Ketentuan zakat yang harus dikeluarkan dalam zakat fitrah adalah satu sha.

Satu sha terhitung dengan 2,5 kilogram atau 3,5 liter makanan pokok daerah tersebut. Karena makanan pokok di Indonesia adalah nasi, maka zakat fitrah yang harus dikeluarkan oleh umat Islam Indonesia adalah 2,5 kilogram beras. Selain beras, zakat fitrah juga bisa dibayarkan dengan sejumlah uang yang setara dengan 2,5 kilogram beras tersebut.

Zakat maal

Zakat maal atau juga sering disebut zakat harta adalah zakat yang harus dikeluarkan oleh umat muslim yang telah memiliki harta yang mencapai nisab. Harta atau penghasilan yang Anda miliki dan membuat Anda wajib mengeluarkan zakat maal adalah harta-harta seperti emas, perak, uang, hasil pertanian, hasil laut, hasil pertambangan, serta hasil ternak.

Setiap harta ini memiliki perhitungan dan nisabnya masing-masing. Zakat maal ini telah diatur dalam Undang-Undang tentang Pengelolaan Zakat nomor 38 tahun 1998.Untuk penghitungannya, zakat maal harus dikeluarkan sebanyak 2,5% dari jumlah harta yang telah disimpan selama satu tahun.

Itulah beberapa macam-macam zakat yang perlu Anda ketahui dan harus ditunaikan oleh para umat muslim yang mampu. Selain membersihkan jiwa dan harta serta menenangkan hati, zakat yang Anda keluarkan juga bisa membantu sesama yang membutuhkan serta menjadi ungkapan rasa syukur terhadap rezeki yang telah diberikan Allah.
Related Posts
SHARE
Terbaru Lebih lama

Related Posts

Subscribe to get free updates

Posting Komentar